Gagal Jadi Hakim, Bisma Pilih Jadi Pengacara

REDAKSI255 Dilihat

Kota Malang – Nama Bisma Putra Mahardhika, S.H., M.H., C.L.A kian menjadi sorotan publik, karirnya yang cemerlang membuat dirinya kian terkenal. Pengacara kondang ini merupakan seorang advokat lulusan Sarjana dan Magister Hukum dari Universitas Brawijaya, Bisma saat ini tengah menempuh Program Doktor Ilmu Hukum di Universitas Brawijaya sebagai upaya menunjukkan komitmennya dalam menggabungkan kedalaman akademik dengan ketajaman praktik hukum.

Bisma yang memiliki cita-cita sebagai hakim ini mengalami kegagalan saat mengikuti rekrutmen hakim pada tahun 2016, tetapi keinginannya untuk menjadi penegak hukum tidak goyah, pada tahun yang sama bisma mengikuti Pendidikan khusus Profesi Advokat dan disumpah menjadi seorang Advokat pada tahun 2018. Kini bisma dikenal sebagai seorang Advokat dengan bayaran yang fantastis di Kota Malang.

Sebagai Advokat, Konsultan Hukum, Dosen, dan Auditor Hukum, Bisma dikenal luas karena pendekatannya yang analitis dan solutif. Bisma telah menangani berbagai perkara, baik litigasi maupun non-litigasi, beberapa prestasi ditunjukkan memalui beberapa penyelesaian perkara yang berhasil ditanganinya, dalam hal ini bisma dikenal dengan salah satu advokat dengan bayaran termahal di Kota Malang.

Sebagai Founder & Managing Partner – BPM LAW OFFICE bersama timnya di BPM LAW OFFICE, ia membangun kantor hukum dengan spirit pelayanan yang total, berpihak pada kepentingan klien tanpa mengabaikan etika profesi. Sebagai representasi generasi muda yang tangguh, cerdas, dan berorientasi pada masa depan, Bisma adalah contoh bagaimana profesional hukum dapat tetap relevan.

Bisma berprofesi juga sebagai Legal Auditor yang memiliki tugas untuk melakukan penilaian terhadap tingkat keamanan perusahaan, terutama di dalam legal risk aspect yang berkemungkinan dapat membahayakan aset yang dimiliki perusahaan.

Tak cukup dengan profesi sebagai praktisi hukum. Ia pun sebagai seorang akademisi dengan menekuni profesi sebagai dosen di Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Sunan Giri malang, dan kini menjabat sebagai Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) di STIH Sunan Giri Malang.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait