Dugaan Keterlibatan Politik Praktis Kepala DPMD Koltim Berujung ke BKN

DAERAH501 Dilihat

Koltim – Setelah sempat molor (diundur), akhirnya Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Kolaka Timur (Koltim) bersedia memberikan keterangan klarifikasi atas dugaan keterlibatan dalam politik praktis Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024.

Kusram Marolli datang memberikan keterangan klarifikasi dikantor Panwascam, pada Kamis malam.

“Sudah diminta klarifikasinya oleh Panwascam Tirawuta. Kamis malam beliau hadir kurang lebih dua jam setelah sholat Isya,” ucap Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa Bawaslu Koltim, Ian Purnama Junior SH MH, melalui pesan WhatsApp (WA).

Ian Purnama juga menyampaikan, bahwa setelah permintaan klarifikasi dilakukan, maka selanjutnya Panwascam Tirawuta melakukan pleno dan hasilnya kemudian diteruskan ke Badan Kepegawaian Negara (BKN).

“Statusnya diteruskan ke BKN. Setelah itu kita menunggu jawaban dari BKN,” jelas Ian Purnama.

Sebelum mendapatkan keterangan klarifikasi dari Kusram Marolli, pada Kamis pagi pihak Panwascam Tirawuta telah melakukan klarifikasi kepada dua orang saksi.

Dugaan ketidaknetralan Kusram Marolli sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) pada Pilkada Koltim 2024 ini, berawal dari adanya temuan langsung Panwascam Tirawuta di media sosial Facebook (FB) tentang postingan Kusram Marolli disebuah grup WhatsApp (WA) Kepala Desa.

Postingan itu berisi gambar bakal pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati, Azis-Yosep Sahaka, yang tak lain adalah “big boss” dari Kusram Marolli (Bupati Koltim, Abdul Azis) itu sendiri.

Unggahan bergambar tersebut berisikan foto deklarasi dan foto saat Azis-Yosep Sahaka dengan tagline ASMARA ketika mendaftarkan diri di KPUD Koltim.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *