Panglima TNI Larang Pengawalnya Pakai Strobo dan Sirene

TNI-POLRI361 Dilihat

Jakarta – Setelah Polri, Mabes TNI kekinian bakal menindak jika ada anggota yang menggunakan sirene dan strobo pada kendaraannya. Keputusan itu setelah protes publik terkait seruan ‘Stop Tot tot Wuk wuk’ viral di media sosial, baru-baru ini.

Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto juga meminta pengawalnya untuk tak menyalakan strobo dan membunyikan sirene saat berkendara. Agus mengaku juga terganggu dengan penggunaan strobo dan sirene.

“Saya juga, khususnya saya, saya juga melarang kepada pengawal saya untuk membunyikan strobo, karena mengganggu saya juga. Saya kan pengen nyaman juga,” kata Agus kepada awak media, Minggu (21/9/2025).

Agus juga mengaku dirinya selalu tertib dalam berkendara dan mengikuti rambu lalu lintas. Hal inilah yang dia minta anggotanya juga lakukan dalam berkendara.

“Lihat aja kalau saya juga jarang pakai strobo. Saya kalau lampu merah saya berhenti. Kasad semua berhenti. Saya sampaikan kepada satuan saya kalau ikuti aturan,” tegasnya.

Ditambahkannya, hanya dalam keadaan tertentu anggotanya akan menggunakan strobo dan sirene.

“Kecuali ada hal yang memang membutuhkan kita urgensi cepat kita harus ada di suatu tempat. Membutuhkan bantuan atau mungkin mungkin kita juga seperti ambulans,” jelasnya.

Menurut Agus, aturan penggunaan strobo ini harus disosialisasikan.

“Masyarakat bisa memberikan teguran bila prajuritnya menggunakan strobo secara sembarangan. Ya teguran lah,” tandasnya.