Soal Tambang Nikel Taore, Plt. Bupati Koltim ‘Didorong’ Evaluasi Kinerja Camat Aere

HEADLINE1303 Dilihat

Kolaka Timur – Puluhan hektar areal pertambangan nikel yang telah terbuka di wilayah Kabupaten Kolaka Timur (Koltim), tepatnya di Desa Taore, Kecamatan Aere, atau tepatnya di wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT Toshida Indonesia menyita perhatian.

Pasalnya, puluhan hektar lahan pertambangan aktivitas yang sudah digarap itu ternyata sama sekali tidak diketahui oleh Plt. Bupati sekaligus Wakil Bupati Koltim, Yosep Sahaka selama ini.

Camat Aere sebagai perpanjangan tangan pemerintah kabupaten justeru tak pernah melakukan koordinasi pada Yosep Sahaka sejak ditunjuk sebagai Plt.  Bupati.

Diketahui, bahwa Camat Aere sebelumnya sempat melakukan koordinasi dengan mantan Bupati Koltim, Abdul Azis, ketika yang bersangkutan belum tersangkut kasus hukum oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Menurut seorang warga masyarakat Koltim, Camat Aere tidak semestinya berdiam diri terhadap aktivitas tambang yang telah berjalan di wilayahnya.

Dan, Camat Aere seharusnya aktif berkomunikasi dan melaporkan situasi lapangan kepada Plt Bupati Koltim.

“Setelah ada perubahan kepemimpinan, otomatis jalur koordinasi harus diperbarui. Tidak bisa lagi berpatokan pada komunikasi lama. Ini soal tata kelola pemerintahan yang baik dan transparan,” katanya, Minggu (12/10/2025).

Disebutkan, koordinasi berjenjang antara pemerintah desa, kecamatan, dan kabupaten merupakan kunci dalam menjaga keharmonisan pemerintahan serta menghindari tumpang tindih kebijakan, terutama dalam isu sensitif seperti pertambangan.

“Langkah koordinatif sangat penting untuk memastikan seluruh aktivitas ekonomi, terutama yang berisiko tinggi seperti tambang berjalan sesuai dengan peraturan dan tidak merugikan daerah,” ujarnya.

Ia pun mendesak Yosep Sahaka selaku Plt Bupati Koltim untuk segera bersikap tegas dengan melakukan evaluasi terhadap kinerja Camat Aere atas dugaan lemahnya koordinasi dalam mengawasi kegiatan tambang di wilayahnya.

“Evaluasi terhadap kinerja Camat Aere bukan semata-mata berbicara soal sanksi, tapi soal bagaimana memperbaiki sistem agar kejadian di Taore menjadi pelajaran penting bagi semua pihak,” tandasnya.

Sampai kini, awak media ini belum berhasil memperoleh konfirmasi dari Yosep Sahaka tentang dorongan agar melakukan evaluasi kinerja terhadap Camat Aere.

Yosep Sahaka khabarnya tengah berada di Kota Kendari guna mengikuti kegiatan Seleksi Tilawatil Quran dan Hadis (STQH) ke-28 tahun 2025.

Meskipun demikian, aktivitas pertambangan yang terbuka di Desa Taore, Kecamatan Aere kini sudah menjadi perhatian serius bagi Plt.Bupati Yosep Sahaka.

Bahkan, dalam waktu tertentu, Yosep bersama tim terpadu akan segera turun mengecek areal pertambangan yang sudah merembet ke wilayah Koltim tersebut. Hanya, saja mengenai kepastian waktunya belum dapat diketahui.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *