Tersentuh Rasa Peduli: Kadis Kominfo Koltim Kunjungi Rumah Sumiarsih dan Serahkan Bantuan Koper dan Uang Saku

DAERAH1055 Dilihat

Kolaka Timur — Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Kolaka Timur, I Nyoman Abdi, S.Pd., M.Pd., mengunjungi rumah Ujang Sukarsa di Kelurahan Welala, Kecamatan Ladongi, Jumat pagi (7/11/2025). Kunjungan tersebut dilakukan secara pribadi sebagai bentuk kepedulian terhadap Sumiarsih, siswi SMP Negeri 2 Ladongi yang mewakili Kolaka Timur dalam ajang Bakat dan Talenta Indonesia (BTI) di Banda Aceh.

Kunjungan ini dilakukan setelah Kadis Kominfo membaca pemberitaan media pada Kamis malam (6/11/2025) yang menyoroti kondisi Sumiarsih yang akan berangkat tanpa koper dan belum pernah menerima beasiswa.

“Saya terharu, katanya biar koper minjam-minjam. Ya sudah, nanti saya belikan koper satu,” ujar I Nyoman Abdi saat tiba di rumah keluarga Sumiarsih.

Dalam kunjungan tersebut, ia menyerahkan koper baru dan sejumlah uang saku untuk mendukung keberangkatan Sumiarsih ke Aceh. Bantuan itu diberikan secara pribadi, bukan dalam kapasitas kedinasan.

Kadis Kominfo menyampaikan bahwa langkahnya tersebut merupakan bentuk kepedulian sekaligus dukungan moral terhadap pelajar berprestasi di Kolaka Timur.

“Harus disupport, minimal pemerintah hadir, anak-anak mau berangkat” katanya.

Dalam perbincangan dengan pihak sekolah, I Nyoman Abdi mengungkapkan bahwa dirinya merupakan alumni sekolah yang sama dengan Sumiarsih.

“Saya bisa seperti ini sekarang gara-gara SMP Raraa (SMP Negeri 2 Ladongi sekarang). Saya alumni situ,” ujarnya.

Pernyataan itu ditanggapi oleh Rosmala, S.Pd., guru pembimbing yang juga ikut dalam kegiatan BTI sebagai pendamping program STAMP (Science, Technology, Arts, Mathematics, and Project).

“Dan saya bisa seperti ini gara-gara dia,” katanya sambil menunjuk Kadis Kominfo.

Rosmala menambahkan bahwa dalam kegiatan BTI tahun ini, dirinya akan mengikuti pelatihan pendampingan guru di Bandung, sementara Sumiarsih berangkat ke Banda Aceh sebagai peserta bidang IPA dan Matematika.

Kadis Kominfo pun mengenang masa ketika Rosmala pernah menjadi stafnya saat ia masih bertugas di Dinas Pendidikan Kolaka Timur. Ia turut menceritakan perjalanan kariernya di dunia pendidikan.

“Saya dulu guru. Saya sempat mengajar sampai di Rusia, di Moskow. Saya juga pernah mengajar di Jerman, dua sekolah juga di Finlandia. Tapi dasar orangtua saya dari petani, Bu,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa dukungan seperti ini penting untuk menumbuhkan semangat bagi pelajar berprestasi.

“Cukup banggalah, Bu. Saya guru. Sampai hari ini pun jiwa guru saya masih ada. Makanya saya kemarin baca, prihatin sekali. Bukan masalah besar kecilnya, tapi kepeduliannya. Ketika kita support, minimal ada jiwa semangatnya lagi. Mudah-mudahan nanti sukses,” tuturnya.

Ucapan itu disambut haru oleh warga dan keluarga yang hadir dengan mengucapkan “Aamiin”.

Kadis Kominfo juga berpesan agar Sumiarsih tidak berhenti berprestasi.

“Jangan berhenti berprestasi, terus raih cita-cita. Siapa tahu di kemudian hari ada rezekinya bisa mengubah nasib keluarga. Kita tidak tahu hari ini, karena rezekinya anak-anak. Tinggal kita orangtua, keluarga yang mensupport,” katanya.

Ia menegaskan, bahwa langkahnya tersebut bukan mewakili instansi, melainkan bentuk kepedulian pribadi.

“Saya support sekali. Artinya, urusan masa depan itu urusan dirinya. Tapi paling tidak hari ini, apa yang dia tunjukkan ke kita, itu didukung. Jangan kita sia-siakan. Itu yang terpenting. Saya tidak berani mengatasnamakan pemerintah daerah, tapi saya peduli dan memberikan semangat. Saya tidak bisa memberikan apa-apa, tapi paling tidak keluhannya kemarin, saya jawab dulu hari ini,” tegasnya.

Sumiarsih dijadwalkan berangkat dari Sulawesi Tenggara ke Banda Aceh pada Minggu pagi (9/11/2025), sementara Rosmala, S.Pd akan berangkat ke Bandung untuk mengikuti kegiatan BTI bidang pendampingan guru. Keduanya menjadi perwakilan dari SMP Negeri 2 Ladongi sekaligus satu-satunya peserta dari Kabupaten Kolaka Timur dalam kegiatan nasional tersebut.